Memilih Profesi Lawyer seharusnya dapat mendidik dan mendisiplinkan kita untuk untuk menjadi manusia terhormat dan dapat dipercaya integritasnya, karena memberi pencerahan hukum kepada sekeliling kita ibaratnya diharapkan dapat membantu Klien kita untuk menghormati hukum, etika, norma yang patut dihormati semua para stackholder.
- Kita tidaklah boleh saling menzalimi melainkan saling memberikan harapan, tidak memanjakan, namun saling dapat meletakan kondisi dan posisi dari setiap stackholder untuk dapat berkembang menjadi pemain andal, tangguh, dan siap untuk memberikan pelayanan jasa yang professional, good faith, fair play didalam usaha dan ikhtiar mencari karunia ALLAH didalam kehidupan untuk mencari nafkah, karier, masa depan, dan saling membantu memperdayakan diri.
Dalam fakta dunia nyata, kita seringkali melihat dan menyaksikan secara kasat mata, betapa prinsip saling menhargai, dan saling menghormati seringkali tertutup oleh keinginan secara pintas jalan mengumpulkan materi secara cepat, tanpa memperhatikan lagi proses good corporate governance, transparancy, dan secara nyata mau membaca kekuatan Riil dari keberadaan kita dalam percaturan persaingan Bisnis yang ada.
- Sebagai Profesi Business Lawyer, kita acapkali dihadapkan pada pilihan apakah kita tetap menunjung tinggi martabat profesi Hukum kita yang Independend Profesional ataukah lebih memilih turut terjerembab kedalam perlombaan mempercepat akumulasi asset dan materi kita secara tidak fair play bahkan mengingkari Kehormatan Professi Hukum Yang Harus Independend dari Keinginanan Hawa Nafsu Sesaat, tanpa mau melalui proses yang sulit, yang terjal dan penuh tantangan.
Ibaratnya kita harus terlebih dahulu mau mendaki gunung, mengurangi lautan, bahkan menyeberangi jalan yang sulit dan terjal, demi membawa amanah “Cahaya Pelita “
yang sedang ditunggu diseberang Pulau yang mengharapkan adanya Keadilan dan Kebersamaan Hak dan Harga diri dan martabat untuk berdiri sama tegak dengan sesama manusia yang mengharapkan adanya perbaikan system didunia yang nyata dan bukan membangun kerusakan dan keserakahan diatas pengorbanan dan penderitaan orang lain atau umat dan golongan lain;
- Semua tentunya ingin dan butuh materi guna melanjutkan kehidupan yang layak, namun, jika kita telah memilih suatu pilihan menjadi Professi Lawyer Business, kita haruslah membangun diri kita dahulu untuk dapat terbiasa dan berkesinambungan membangun suatu kharakter, sikap menghormati Profesi Hukum yang Independend dan tidak bisa dibeli atau diukur dengan Materi semata, meskipun kita jelas perlu materi.
karena yang harus kita Utamakan adalah membangun suatu keadaan disekeliling terdekat kita dengan watak, sikap, kharakter nuansa kearah jujur, berintegritas, transparansi dan menghormati diri kita sebelum kita minta orang lain menghormati kita;
Jakarta, 2 Oktober 2011 Minggu Sore
Agung S.Suleiman
SACO LAW FIRM ( Suleiman Agung & Co)
member of JME
Menara Bidakara, lt2, Kav. 71-71,Jl. Gatot Subroto