SNAPSHOT ARTIKEL HUKUM BISNIS SACO AGUNGSS

16 September 2009

Terkesan Counter Attack-Tekanan Terhadap KPK

  • Dijaman dahulu jika Pejabat/Aparat yang diharapkan melindungi kebenaran/hak-rakyat/tegaknya keadilan sudah tidak bisa diharapkan-“kelewat batas”, maka ALLAH YANG MAHA KUASA DAN MAHA ADIL akan mengutus utusannya untuk memperingatkan kepada Pejabat/Aparat untuk kembali – memegang amanah rakyat yang mendambakan keadilan -dalam memberikan putusan-kebijakan.pic3

Di era modern – sekarang ini, ALLAH sudah tidak mengutus utusannya lagi selevel Nabi. Dalam proses perkembangannya -kepentingan Rakyat dengan segala elemennya – diwakili oleh DPR -dan Eksekutif untuk membuat kebijakan-peraturan-maupun menseleksi -pimpinan2 dari Aparat yang penting.

  • Nah persoalannya, Negara kita sudah kebanjiran – barang-produk yang membuat kita “konsumtif”.Untuk mencapai “kemampuan daya beli” barang2 tersebut- perlu uang, dimana karenanya – Budget Alokasi Negara secara kasa mata terlihat tidak serius diadakan/dialokasikan “JAMINAN JATAH UANG YANG MEMADAI untuk Aparat/Pejabat Negara tersebut-maka  terindikasi – timbulnya  -berbagai cara untuk menyalah-gunakan wewenang- agar ada “uang masuk” kekantong pribadi pejabat negara / pejabat pengabdi Negara ini , agar bisa meningkatkan -“kemampuan daya beli”  mereka atas  barang2 yang tersedia di MALL2 yang membanjiri negara kita.

Nah …..segala langkah terindikasi dilakukan oleh Pejabat2/Aparat tersebut yang bekerja diberbagai instansi pemerintahan  sesuai Lapangan kerja dimana mereka ditugaskan – ada yang ber-KKN dengan mendapatkan imbalan dari hasil Mark-up, atau mengambil Uang RAKYAT  yang berasal dari Proyek Pengadaan Barang/Jasa dimana sumber dananya berasal dari Anggaran Belanja Negara alias uang Rakyat Indonesia -hal mana bisa dikategorikan tindakan Korupsi, suatu Kejahatan Luar Biasa.

  • Nah jika pejabat tersebut berasal dari Aparat Instansi hukum, maka masyarakat yang “mendambakan – mendapatkan keadilan”atas kasus yang dialami- malah- menjadi bulan2an- tempat untuk menyambung hidup Aparat /Pejabat ini.Hasil akhirnya, tidak ada lagi “rasa Kepercayaan-Trust” Masyarakat Umum pada Aparat Kepolisian-Kejaksaan-Kehakiman- maupun anggota DPR yang seharusnya mewakili kepentingan Rakyat untuk mendapatkan “Peraturan yang mementingkan kepentingan Rakyat- atau “Fit and Proper Test” untuk memilih- pejabat BUMN -Instansi Pemerintahan -Lembaga Keuangan-BI yang Top, termasuk kepercayaan pada instansi aparat yang bertugas  melakukan tindakan penyidikan/penuntutan atas pihak yang melakukan tindakan korupsi.pic2

Terjadilah – segala macam kasus yang janggal dan aneh, dimana para tersangka /terdakwa korupsi, bisa kabur buron sebelum pelaksanaa eksekusi hukuman dapat dilakukan. Kekecawaan masyarakat ini pada akhirnya memaksa – Legislatif/Eksekutif , atas desakan kuat dari masyarakat luas yang reformis untuk “membentuk KPK” sebagai- suatu solusi sementara- untuk “memberikan penyembuhkan” rasa Rakyat untuk “adanya Aparat Pejabat Hukum Negara” – yang “Punya Wibawa” “Gaung”- dan dapat menumbuhkan kembali harapan Rakyat bahwa Aparatur Penegak Hukum di Indonesia itu masih ada untuk menyelamatkan dana Rakyat terkait dengan pelaksanaan Proyek yang berasal dari Dana Anggaran Belanja Negara alias uang milik Rakyat Indonesia???!!!!….Menurut Koran Republika hari ini-Rabu 16 September 2009,…akibat adanya salah sadap atas kasus Bank Century oleh KPK, dimana yang tersadap menurut koran tersebut adalah Pejabat Aparat Kepolisian – yang sekarang mereka istilahkan sendiri “Buaya”- menurut berita di koran Republika ini, Pejabat Polisi membantah imbalan-jasa- Rp10 milliar – jika dapat mencairkan uang Nasabah Bank Century – Boedi Sampurna-pemilik Deposit Valas 18 juta Dollar As di Bank Centrury-, terindikasi Pejabat KPK tersebut – dipanggil dan diperiksa sebagai Tersangka – atas kasus pencabutan pencekalan Djoko Tjandra dan penetapan pencekalan Anggoro Wijoyo, sehingga memberikan kesan kepada masyarakat bahwa “Instansi Kepolisian Milik Rakyat Indonesia”, dijadikan alat pribadi “oknum” aparat untuk kembali menggertak “KPK alias si Cicak”…., sebagai “Counter Tekanan Balik”……. hehehehe….

  • Memang Negara ini banyak sekali dagelannya…..…..tambah mules nih perutku...Oh Indonesiaku…..kapan bisa seperti negara tetangga….dimana kepastian hukumnya …sudah ada….
  • Jakarta, 16 September 2009
  • Agung Supomo Suleimanpeta-1

Ikut mendambakan kepastian hukum di bumi Indonesia termasuk berwibawanya -Aparat Penegak Hukum di Indonesia

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

PELANGI

Pelangi menjadi salah satu bukti keagungan Tuhan YME..

Angwie on Blog

No one else...just you and me...

Purwatiwidiastuti's Blog

Mari nikmati indahnya berbagi

Un2kmU

semuanya hanya untukmu...

PELANGI

Pelangi menjadi salah satu bukti keagungan Tuhan YME..

Angwie on Blog

No one else...just you and me...

Purwatiwidiastuti's Blog

Mari nikmati indahnya berbagi

Un2kmU

semuanya hanya untukmu...

%d blogger menyukai ini: