SNAPSHOT ARTIKEL HUKUM BISNIS SACO AGUNGSS

1 Januari 2010

Aspek Hukum Tahapan Penjejakan Kerjasama Bisnis

Filed under: Uncategorized — agungssuleiman @ 12:23 am

Selama 11 1/2 tahun lebih dari Juni 1998 aku telah belajar dan menjalankan profesi  sebagai Business Lawyer secara self employed dimana aku menjalankan pemberian jasa hukum kepada Klien perusahaan yang membutuhkan Jasa Hukum untuk mendukung usaha mereka dari aspek Hukum.

Rata-rata selama 11 1/2 tahun tersebut ada saja Klien yang aku berikan jasa hukumnya,  dimana meliputi berbagai masalah hukum mulai dari pemberian Legal Advise, Legal Opinion, melakukan Legal Due Diligence maupun pembuatan draft Perjanjian kerjasama dalam bisnis yang mereka hendak geluti atau jejaki.

Letter Of Intent atau Memorandum Of Understanding

Jika tahapannya masih penjejakan maka biasanya kita sebagai Business Lawyer diminta untuk membuat Letter of Intent atau Memorandum of Understanding  (MOU).

Unik dan  masalah klasik yang seringkali muncul terkait dengan Letter of Intent atau MOU ini adalah pertanyaan mendasar mengenai apakah dokumen penjejakan ini dianggap sebagai suatu Dokumen Hukum Perjanjian yang mengikat diantara para Pihak Yang mendatangani MOU atau Letter Of Intent ataukah hanyalah suatu dokumen yang tidak mempunyai kekuatan Hukum yang mengikat Para Pihak yang mendatangani Dokumen tersebut.

Masalah ini seringkali muncul karena pada tahapan penjejakan ini masing-masing pihak masih dalam rangka penjejajakan melakukan kerjasama dalam suatu bidang usaha atau kegiatan bisnis,  dimana masing masing pihak masih berkeinginan untuk mencari mitra usaha kerja yang lain atau penjejakan usaha tersebut masih dini sekali. Dalam keadaan ini Para Pihak biasanya masih tidak mau terikat dan masih berkeinginan untuk diberikan kesempatan untuk mencari  mitra usaha lain maupun bergerak dalam  bidang usaha lain.

Biasanya  salah satu pihak khususnya yang diberikan beban mencari Investor, Mitra Usaha  maupun Dana akan meminta persyaratan Eksklusif dimana misalnya selama 3 Bulan Penjejakan, Pihak yang mencarikan Investor/Mitra atau Dana tersebut minta agar Pihak Yang Membutuhkan hal tersebut tidak bisa menunjuk atau mengadakan ikatan MOU atau Letter Of Intent dengan pihak lain, dengan alasan bahwa Pihak Pencari Investor/Mitra Usaha /Dana tersebut memerlukan waktu, tenaga maupun usaha yang serius dalam mencarikan kebutuhan ini.

Dilain Pihak, Pihak yang membutuhkan untuk dicarikan Investor/Mitra Usaha atau Pendanaan tersebut, biasanya juga tidak mau terikat untuk tidak dapat lagi mempunyai kesempatan mencari Investor/Mitra Usaha maupun dana tersebut dari tempat lain karena khawatir ternyata ada kesempatan maupun peluang lain yang bagus untuk diperoleh pada masa 3 bulan penjejakan tersebut.

Dalam Tahapan Penjejekan ini biasanya suasananya benar-benar seperti  sport jantung karena masing-masing Pihak masih  saling menjejaki serta masih mengeksplorasi dan mengamati masing masing pihak lainnya terkait dengan penelusuran proyek apa  yang hendak digarap serta apa yang masing -masing pihak butuhkan dan dapat berikan.

Confidential Agreement

Dalam Praktek seringkali Para Pihak khususnya yang mempunyai Proyek    akan meminta Pihak lainnya mendatangani Confidential Agreement yang berisikan ketentuan bahwa Pihak satunya tidak akan membocorkan Informasi maupun data yang akan diberikan kepada siapapun tanpa persetujuan tertulis dari PihaK yang Mempunyai hajatan proyek tersebut. Hal ini adalah wajar karena data dan informasi tersebut adalah milik dari Perusahaan Yang Mempunyai Hajatan  Proyek tersebut.

Begitu juga biasanya dipersyaratkan bahwa masing-masing pihak tidak akan mempublikasikan penjejakan usaha ini kepada pers atau pihak manapun yang tidak berkepentingan kecuali kepada Konsultan dari masing-masing pihak yang sedang menjejaki kerjasama ini.

Hak Memutuskan/ Mengakhiri  Letter of Intent atau MOU

Dalam praktek para pihak juga akan mencantumkan butir bahwa masing-masing pihak bebas dan berhak untuk setiap saat memutuskan atau mengakhiri Letter Of Intent atau MOU tersebut, dengan pemberitahuan tertulis  beberapa hari terlebih  dahulu .

Dengan demikian masalah aspek hukum yang ada dalam tahapan Penjejakan ini adalah bahwa masing-masing pihak masih bebas untuk mencari mitra usaha lain maupun berhak untuk memutuskan dan mengakhiri Dokumen Letter Of Intent atau MOU tersebut, tanpa ada kekhawatiran akan digugat telah melakukan wanprestasi atau melanggar janji, kecuali melanggar isi ketentuan  Confidential Agreement atau sekiranya disepakati Esklusif, ternyata Pihak Yang Mempunyai Hajat atas Proyek tersebut   mengadakan MOU atau Letter Of Intent dengan Pihak lain.

Begitulah sekelumit aspek hukum Tahapan Penjejakan Kerjasama suatu Proyek.

Jakarta,  1 Januari 2010

Agung Supomo Suleiman

Boutique Law Firm Suleiman Agung & Co

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

PELANGI

Pelangi menjadi salah satu bukti keagungan Tuhan YME..

Angwie on Blog

No one else...just you and me...

Purwatiwidiastuti's Blog

Mari nikmati indahnya berbagi

Un2kmU

semuanya hanya untukmu...

PELANGI

Pelangi menjadi salah satu bukti keagungan Tuhan YME..

Angwie on Blog

No one else...just you and me...

Purwatiwidiastuti's Blog

Mari nikmati indahnya berbagi

Un2kmU

semuanya hanya untukmu...

%d blogger menyukai ini: