SNAPSHOT ARTIKEL HUKUM BISNIS SACO AGUNGSS

10 Oktober 2012

KETENTUAN HUKUM BUKAN BERADA DIDUNIA HAMPA

Filed under: Uncategorized — agungssuleiman @ 5:54 am
Tags: , ,

Kita sebagai Lawyer atau Advokat di Indonesia, haruslah sadar bahwa ketentuan  Hukum bukanlah berada didunia “Hampa” melainkan dibuat untuk menjadi ketentuan hukum yang dapat memberikan “rasa keadilan”,  kepastian hukum serta “persamaan hak dan kewajiban” kepada semua subyek hukum atau stack holdersnya termasuk masyarakat publik;

  • Terkait dengan adanya gaduh atau gonjang-ganjing akhir2 ini,  khususnya yang digambarkan se-olah-olah  ada persaingan antara KPK dan Instansi Kepolisian atau perseturuan  didalam menangani perkara kasus penyalahgunaan uang yang diindikasikan oleh KPK telah dilakukan oleh seorang pejabat dari Kepolisian, tentunya KPK dan  Instansi Kepolisian mempunyai kepentingan yang sama yaitu Upaya untuk memberantas KORUPSI termasuk jika ada KORUPSI atau penyalahgunaan uang Rakyat yang bersumber dari Anggaran  Belanja di Instansi Kepolisian;
  • Masyarakat umum pada saat ini sudah “pintar dan sangat dapat merasakan kejanggalan jika, Instansi Kepolisian yang merupakan milik Rakyat Indonesia misalnya telah berusaha disandera oleh ” Oknum Kepolisian” yang berusaha untuk memberikan gambaran kepada kita bahwa Rakyat atau KPK sedang berhadapan dengan Instansi Kepolisian, dimana sebenarnya yang terjadi adalah bahwa : Rakyat, KPK, Instansi Kepolisian disatu sisi /pihak  sedang berhadapan dengan  :  “Oknum Kepolisian”   disisi lain,  yang mempunyai kepentingan menutupi atau melindungi “Tersangka Oknum Polisi” yang telah disangka melakukan KORUPSI atau menyalah gunakan “Wewenang dalam Jabatannya” untuk melakukan tindak pidana Korupsi yaitu menggerogoti Uang Rakyat yang ada dalam Anggaran Budget dari Instansi Kepolisian yang dialokasikan untuk Simulator SIM  untuk kepentingan pribadinya;

Seharusnya kita semua elemen masyarakat Indonesia “harus berterima kasih dan merasa “Bangga”  kepada Penyidik Kepolisian yang telah ditempatkan di KPK dan yang telah berhasil menyidik dan mengungkap adanya Penyalahgunaan Wewenang oleh  Oknum Kepolisian yang diduga melakukan Pengambilan Uang Rakyat atau Publik dari Anggaran Belanja Instansi Kepolisian.

  • Kita haruslah memisahkan dan membedakan  antara “Oknum Polisi” dengan “Instansi Kepolisian“, dimana Instansi Kepolisian Yang Terhormat ini adalah Instansi Kepolisian “Milik Rakyat Indonesia” dan bukan milik dari “ Oknum Polisi” yang telah mempunyai kepentingan dan agenda “Penyalahgunaan Wewenang”.

Maka selain kita harus menyelamatkan KPK, kita seluruh rakyat Indonesia haruslah juga menyelamatkan  Instansi Kepolisian dari usaha penyanderaan Instansi Kepolisian oleh “Oknum Kepolisian Yang Masih Belum Sadar Untuk Melakukan Pelayanan dan Pengayoman ” kepada masyarakat;  Jaman sudah berubah, dimana Indonesia telah mengalami tahapan dari masa Otoriteir , tertutup  menjadi “Alam Demokrasi, Good Governance, Transparasi/ Keterbukaan; Pilar dari Demokrasi bukan hanya di Parlemen serta Eksektufif, Mahkamah Konsitusi, Instansi Judifikatif,  melainkan juga keterlibatan masyarakat luas lewat Media electronik, facebook, twitter, BBM, sms yang dapat memonitor dan mengawasi segala tindak tanduk dari Pejabat baik di Eksekutif, Legisllatif (DPR), Judikatif/Pengadilan/Mahkamah Agung;           

  • Kita sangat yakin bahwa banyak sekali Pejabat dan Staff dari Instansi Kepolisian yang “Benar2” mau mengabdi untuk memberikan Pelayanan dan Pengayoman kepada Rakyat Indonesia, yang terbukti dari Prestasi bagus dari Penyidik Kepolisian yang telah ditempatkan di KPK;

Yang harus kita perjuangkan bersama pada saat ini adalah bagaimana  “Taraf Kesejahteraan Anggota Kepolisian” yang langsung yaitu “Gajih maupun segala fasilitas Tunjangan kesehatan, pendidikan, perumahan   haruslah secara sunguh2 di Budgetkan oleh Pemerintah dan DPR sedemikian rupa, yang dapat menyamai atau setara dengan  “Standar Gajih dan Tunjangan dari Pegawai Negeri yang bekerja misalnya di Bank Indonesia, atau di DPR,  sehingga mereka beserta keluarganya bisa layak hidup di Negara Indonesia ini, dan bisa “fokus kepada Pekerjaan Profesi mulia mereka sebagai Pejabat dan Pelayan Masyarakat dalam bidang Kepolisian;

  • Segala sesuatu tentunya membutuhkan proses jatuh bangun, trial and Error, rombak bangun,  namun sudah saatnya kita semua fokus  menuju kearah Negara Yang Jujur, Berwibawa, dan Bermartabat Bebas dari Korupsi,   dimana Pejabat Negara haruslah bersifat menjadi Pelayan, Pengayom bagi masyarakat sepabagaimana telah ditunjukan oleh Kepala BUMN: Dahlan Ikhsan, Kepala Mahkamah Konstitusi Mahfud MD,  Walikota Solo Jokowi serta Basuki (Ahok) di Belitung  yang kini telah dipercaya masyarakat Jakarta untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gunbernur  di Jakarta ; Tanda2 kearah sana sudah mulai terlihat….Semoga

Jakarta 10 Oktober 2012

Agung S.Suleiman

     

2 Komentar »

  1. gak paham tentang hukum..
    tp inilah blog paling atas yg saya temui saat menulis keyword “blog tentang hukum”..🙂

    Suka

    Komentar oleh Blogwalker — 23 November 2012 @ 3:05 pm | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

PELANGI

Pelangi menjadi salah satu bukti keagungan Tuhan YME..

Angwie on Blog

No one else...just you and me...

Purwatiwidiastuti's Blog

Mari nikmati indahnya berbagi

Un2kmU

semuanya hanya untukmu...

PELANGI

Pelangi menjadi salah satu bukti keagungan Tuhan YME..

Angwie on Blog

No one else...just you and me...

Purwatiwidiastuti's Blog

Mari nikmati indahnya berbagi

Un2kmU

semuanya hanya untukmu...

%d blogger menyukai ini: