SNAPSHOT ARTIKEL HUKUM BISNIS AGSS LAW – SACO AGUNGSS

17 Juli 2017

EVALUASI LEBIH BANYAK “BUAT KERUSAKAN” ATAU “PERBAIKAN”

Sebagai penganut Muslim, jika kita membaca Kitab suci Al Quran, dimana  banyak diriwayatkan kisah para Rasul dan Nabi sebelum Nabi Muhammad S.A.W., dimana kita diajarkan dan diminta oleh ALLAH untuk hanya boleh tunduk, mengabdi, patuh dan takut  kepada ALLAH Yang Maha Esa.  

Prinsip dasar diatas telah ditunjukan oleh sikap dan karakter dari Para Rasul dan Nabi dimulai dari Nabi Ibrahim yang telah merusak semua patung-patung  berhala dengan kampaknya,  dimana kampaknya disisakan di kepala patung berhala yang paling besar.

Nabi Ibrahim  kemudian meminta mereka untuk menanyakan kepada patung  berhala yang paling besar untuk menjawab para penyembah patung berhala:  “siapa yang telah merusak patung-patung berhala tersebut, dan mereka menanggapi dengan menyatakan bahwa patung tersebut tidak dapat berbicara”. 

Nabi Ibrahim kemudian meresponse mengapa jika Patung tidak dapat berbicara dan tidak dapat memberikan manfaat, mudharat “Tetap”  disembah oleh Para Penyembah Patung-patung Berhala tersebut. 

Nabi Ibrahim bahkan “mengambil risiko” untuk melawan Bapaknya sendiri yang menyembah Patung Berhala tersebut, sehingga berakibat Nabi Ibrahim dibakar, namun ALLAH telah memerintahkan kepada Api yang diciptakan oleh ALLAH untuk menjadi “dingin” dan menyelamatkan Nabi Ibrahim sesuai dengan firman  ALLAH  didalam Kitab Suci Al Quran Al Quran Surat AL Anbiyaa ayat 69 . 

Kisah diatas, yang juga diikuti oleh banyak kisah- kisah cerita para Rasul dan Nabi yang diutus oleh ALLAH pada zamannya yaitu antara lain :

  • Nabi Nuh (Surat 23 Al Muminun ayat 23 s/d 30)

  • kemudian setelah mereka ALLAH ciptakan kaum yang lain (kaum Ad) dan diutus oleh ALLAH seorang rasul dari kaum mereka yaitu Nabi Hud) (Surat 23 ayat 31 – 41)

  • setelah itu ALLAH  menciptakan umat-umat yang lain (Surat 23 ayat 42),

  • Tiap ada satu umat pun yang dapat menyegerakan ajalnya, dan tidak pula menangguhkannya (Surat 23 Al Muminun ayat 43)

  • Kemudian ALLAH utus rasul-rasul Nya berturut-turut.

  • Setiap kali  seorang rasul datang kepada kaumnya, mereka mendustakannya, maka ALLAH silih menggantikannya sebahagian mereka dengan sebahagian yang lainnya ( dalam kebinasaan). Maka binasalah bagi mereka yang tidak beriman (Surat 23 ayat 44).

  • serta Nabi Musa (Surat Al Mukminun ayat 45 – 49),

  • Nabi Isa (putra Maryam) ( Surat 23 ayat 50)

    untuk hanya menyembah, ALLAH, karena tidak ada tuhan (yang berhak disembah) bagimu selain ALLAH Yang Maha Kuasa, dimana ALLAH menetapkan bahwa ALLAH senantiasa akan menolong dan membela orang yang beriman termasuk pemimpin orang yang beriman kepada ALLAH, dari  kezaliman orang-orang yang tidak beriman tersebut.    

Begitu juga dengan Rasul dan Nabi Muhammad S.A.W. hanyalah menyembah, tunduk, patuh dan takut kepada ALLAH Yang Maha Esa, dimulai dari Nabi Muhammad harus hijrah dan pindah dari Mekah ke Medinah, sampai Nabi Muhammad dapat kembali ke Mekah dengan membawa kemenangan yang dianugerahkan oleh ALLAH didalam menyampaikan Risalah untuk hanya menyembah, mengabdi,  tunduk, patuh dan takut kepada ALLAH Yang Maha Esa  melalui Wahyu yang disampaikan oleh ALLAH kepada Rasul dan Nabi Muhammad S.A.W. 

Berdasarkan Konsep Dasar ajaran diatas, maka kita sebagai kaum muslim diminta oleh ALLAH untuk hanya boleh menyembah, mengabdi,  tunduk, patuh dan takut kepada ALLAH Yang Maha Esa atau dikenal dengan “Konsep Ketauhidan”.   

  • PELAKSANAAN  IMPLEMENTASI   KETAUHIDAN  DALAM  KEHIDUPAN  NYATA.

Dalam implementasi keseharian kita adalah  tergantung dari pilihan hidup kita, dalam berkarya, bekerja, berusaha ataupun berprofesi.

Bagi Penulis yang dalam kehidupannya berprofesi sebagai Independent Business Lawyer, maka Penulis harus memilih dan menentukan agar kita  senantiasa berusaha untuk  mengimplementasikan diri, dalam melaksanakan tugasnya untuk  “hanya takut kepada ALLAH”, sehingga pada tahapan 1/2 dari Karir Profesi,   menjatuhkan pilihan untuk menjadi  “Independent” – Self Employed – didalam mencari rejeki karunia dari ALLAH,  dengan pengertian dan keyakinan yang bersumber dari Firman ALLAH dalam Kitab Suci bahwa :

Sumber Rejeki adalah dari ALLAH sebagai Pencipta Kehidupan kita di Dunia ini, dimana semua makhluk ALLAH sudah disediakan rejeki dari ALLAH (Surat Hud ayat 6).

Dengan berpedoman kepada firman ALLAH bahwa Hanya kepada ALLAH kita Menyembah – mengabdi dan hanya kepada ALLAH kita meminta (Surat Al Fatiha ayat 5). 

dan Firman ALLAH, bahwa ALLAH menciptakan malam supaya kita beristirahat, dan ALLAH menciptakan Siang untuk kita mencari Kehidupan    

Maka Penulis menjalankan Professi Sebagai Independent Business Lawyer – Self Employed berusaha untuk berpegang pada Pedoman ALLAH diatas, sehinga kita selama berada didunia senantiasa berdoa kepada ALLAH dan  harus  berikhtiar mencari Karunia rejeki dari ALLAH karena ALLAH sesuai kemampuan kita, dimana ALLAH yang menetapkan “Kadar dan Takaran” Rejeki kita. 

Kini Usia Penulis diberikan  dan diizinkan oleh ALLAH mencapai lebih dari 65 Tahun, dimana setiap manusia tanpa terkecuali yang telah diberikan izin ALLAH untuk bisa berumur lebih dari 65 Tahun  “keadaan phisik tubuh” nya   sudah tidak sekuat dahulu sewaktu  masih muda, sehingga kita harus menjaga pola olahraga, pola makan, pola istirahat, pola beribadah dengan cakap.

Keadaan mulai melemahnya phisik kita ini, dari pandangan “Keimanan kepada ALLAH” adalah  merupakan tanda-tanda “Sunatullah” yang hendak disampaikan oleh ALLAH kepada kita,  bahwa kita sebagai Manusia “tidaklah abadi” melainkan sudah dan sedang berproses mendekati “Tahapan Babak Akhir” dari kehidupan kita didunia ini, sebagaimana banyak di informasikan oleh ALLAH berulang kali didalam Kitab Suci Al Quran :

bahwa ALLAH menciptakan manusia dari “lemah” menjadi “kuat” kemudian menjadi “lemah” lagi,  dimana ada manusia yang diwafatkan sebelum mencapai umur yang panjang,  dan ada yang dipanjangkan umurnya,  hingga ilmu yang semula diajarkan oleh ALLAH akan menjadi  lupa dan tidak ingat lagi.

Selanjutnya banyak informasi dalam Kitab Suci dari ALLAH yang memberitahukan kepada kita,

bahwa kita nanti akan dibangkitkan dari Kubur dan akan dikumpulkan oleh ALLAH untuk diadili secara se-adil-adilnya oleh ALLAH, dimana masing-masing dari kita akan membaca Catatan Buku kita masing-masing di Hari Kiamat dan Kebangkitan.   Habis Gelap Terbitlah terang

Sebagaimana kita sadari, kita  sama sekali tidak mengetahui umur berapa dan ditempat mana kita akan dicabut nyawanya oleh Malaikat sebagai petugas dari ALLAH, sehingga tentunya kita harus berusaha menyiapkan diri kita untuk berpisah dengan dunia yang fana atau sementara ini sesuai peringatan ALLAH  ini.

Salah satu langkah persiapannya adalah kita berusaha  mengikuti Petunjuk dan Informasi dari ALLAH sebagai Pencipta kita, yang terdapat  didalam Kitab Suci Al Quran.

Salah satu  peringatan ALLAH kepada kita  adalah kita tidak boleh hanya menghitung- hitung kekayaan kita yang kita akan tumpuk didunia, hingga kita sampai ajal kita, namun kita harus pandai bersyukur atas segala Karunia dan Kenikmatan yang telah diberikan oleh ALLAH kepada kita, sebagaimana ALLAH memberitahukan kepada kita dalam  Kitab Suci Al Quran, sebagai Pedoman Hidup kita dari ALLAH.

IMPLEMENTASI 

Implementasinya dari ajaran ALLAH adalah bahwa kita harus berusaha secara Nyata berbuat sesuatu amal saleh yang berguna, misalnya antara lain dengan kita saling berbagi  “Ilmu Pengetahuan” maupun “Pengalaman hidup” kita selama ini, serta mencoba mengevaluasi :

apakah Dunia yang kita tinggalkan kepada anak dan cucu kita ini sudah semakin baik ataukah masih banyak membutuhkan perbaikan disana sini – baik system pengelolaannya, maupun penyelenggaraannya agar kita tidak dipersalahkan oleh generasi yang mendatang  bahwa kita telah meninggalkan lebih banyakkerusakan system yang menyusahkan dan merugikan generasi  dan  penduduk penerus kita”  daripada “perbaikan” .  

Jakarta, 17 Juli 2017

Agung Supomo Suleiman

Agungss Experimental Blog

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

PELANGI

Pelangi menjadi salah satu bukti keagungan Tuhan YME..

Angwie on Blog

No one else...just you and me...

Purwatiwidiastuti's Blog

Mari nikmati indahnya berbagi

Un2kmU

semuanya hanya untukmu...

PELANGI

Pelangi menjadi salah satu bukti keagungan Tuhan YME..

Angwie on Blog

No one else...just you and me...

Purwatiwidiastuti's Blog

Mari nikmati indahnya berbagi

Un2kmU

semuanya hanya untukmu...

%d blogger menyukai ini: