SNAPSHOT ARTIKEL HUKUM BISNIS AGSS LAW – SACO AGUNGSS

20 April 2011

Kerangka Berpikir Seorang Bisnis Lawyer

Kita sebagai  Bisnis Lawyer harus mencintai atau menumbuhkan rasa cinta kepada profesi kita sebagai seorang Bisnis Lawyer. Dalam pekerjaan kita sehari-hari, jika kita berprofesi sebagai Bisnis  Lawyer, maka kita disibukkan    dengan  menulis didepan Computer kita,   apakah itu sedang mendraft naskah perjanjian, ataukah Legal Advise, atau membereskan catatan minutes meeting,  sewaktu kita mendampingi Klien kita sedang meeting dengan rekan sesama rekan  bisnis dalam rangka menjejaki kerjasama suatu usaha bisnis, atau membuat Letter of Intent, MOU atau dokumen hukum lainnya.

Yang jelas, untuk kelancaran kita didalam melakukan pekerjaan kita, maka  kita harus membiasakan diri kita untuk menulis sistimatis dengan kerangka berpikir yang jernih dan lurus agar kita dapat melead atau memimpin cara berpikir yang sistimastis bagi Klien dan group klien kita yang sedang berusaha untuk menuangkan  kehendak dan keinginan untuk menjejaki suatu kerjasama.

Tentunya, kita juga harus membiasakan diri  untuk mengetik didepan Computer dengan lancar untuk menunjang dan membantu menuangkan alam pikiran kita secara teratur.

Kita harus fokus dan pandai2 mendengarkan pembicaraan dari para pihak dan mengambil esensi dari pembicaraan dan diskusi yang sedang berlangsung.  Karena profesi kita adalah Bisnis Lawyer tentunya kita juga harus berusaha untuk membaca artikel mengenai bisnis maupun istilah dalam bisnis ini supaya kita bisa tune in dengan pembicaraan dari Klien kita.

Tentunya semuanya dimulai dari proses belajar, berpraktek didalam bidang bisnis lawyer  dimana nantinya tentunya akan sampai ke elemen negosiasi didalam mendraft kontrak. Jika kita sudah senang menggeluti profesi sebagai Konsultan Hukum Bisnis, tentunyanya kita akan sampai pada tahapan dimana Klien kita merasakan adanya nilai tambah dari kehadiran kita didalam mendampingi Klien kita.

Disaat kita, maupun Klien kita  sudah merasakan adanya  manfaat kita sebagai profesi lawyer didalam menegosiasikan suatu transaksi bisnis maka kita rasanya seperti seorang pelukis atau pemain musik yang senang mendraft dan menuangkan pikiran2 dalam meeting dan diskusi dari para pihak, sehingga kita sangat senang jika kita dapat dapat dengan mudah  menuangkan pertemuan pikiran dan kerangka berpikir dari para pebisnis usaha  didalam suatu dokumen tertulis yang kita sebut Perjanjian.

Maka untuk dapat mencapai tahapan seperti ini, tentunya diperlukan ketekunan dan kesenangan kita untuk memulai hidup yang teratur dan berusaha untuk menata kerangka berpikir kita secara sistimatis dan efektive dapat dimengerti bagai pembaca dari dokumen Perjanjian itu.

Nah, karena kita adalah berprofesi sebagai   Bisnis Lawyer tentunya makna hukum berkaitan dengan hak dan kewajiban daripada Para Pihak dalam Perjanjian haruslah dapat kita tuangkan secara rapih, teratur dan mengikuti tata cara serta cara yang biasa digunakan dalam pembuatan Draft Naskah Perjanjian. 

Asyik kan ….ok dulu ya tulisan ku hari ini

Jakarta, April 20, 2011

Agung S.Suleiman

AGUNGSS BUSINESS LAWYER NOTE


Iklan

10 April 2011

JAWABAN DOA – Buka WADAH Mandiri -Synergi

Berikut adalah Tulisanku 12 Tahun yang Lalu 1 Tahun setelah Merdeka  mendirikan  SACO LAW  FIRM


1 TAHUN MERDEKA

Doa setelah 1 Tahun Merdeka

Pada  bulan Juni 1999 yaitu kurang lebih satu tahun setelah saya merdeka (istilah yang aku gunakan untuk berdiri membuat wadah sendiri) keluar dari PT Freeport Indonesia dan mendirikan kantor  Konsultan dan Advocat Hukum, saya  memanjatkan doa kepada Allah suatu doa yang terangkum dibawah  :

”Mulai Doa” :

”Ya Allah,

  • Engkaulah Pencipta segala Sesuatu di Dunia dan segala alam semesta ini.
  • Saya ingin sekali maju Ya Allah tentunya dalam bidang Profesiku.
  • Engkaulah yang menciptakan diriku dan semua makhluk manusia didunia. Pengalaman hidupku telah saya rasakan banyak jatuh dan bangun.
  • Tiada yang dapat membangkitkan diri kita kecuali harus ada kemauan dan keinginan dari diri kita sendiri.
  • Engkau telah menciptakan segala sesuatu didunia dengan ilmu pengetahuan yang Maha Engkau Ciptakan.
  • Saya sangat bersyukur bahwa saya diberi kesempatan oleh Engkau untuk dapat merdeka dan mandiri dan tidak mempunyai atasan kecuali pertanggungan jawabanku kepada Engkau sebagai Maha Boss dan Maha Pencipta.
  • Rasa Kemerdekaan tidak mempunyai Atasan  yang kadangkala terasa dapat seenak dan semau-maunya  menentukan nasib kita  adalah sesuatu yang sangat nikmat untuk dirasakan dan merupakan karunia dari Engkau ya Allah.
  • Dengan kesempatan yang Engkau berikan kepada saya untuk membuka Kantor Konsultan Hukum  sendiri merupakan suatu berkah dan karunia yang harus saya syukuri.
  • Terima kasih ya Allah yang telah memberi  kesempatan untuk dapat menyewa dan menempati kantor di suatu Gedung yang representatif di Gedung S Widjoyo, sehingga rasanya dapat mengangkat derajat kami didepan teman dan rekan seprofesi maupun kepada Klien dan perusahaan business lainnya.
  • Saya sangat bersyukur ya Allah Engkau memberikan kesempatan untuk dapat berkantor di Gedung tersebut dan dapat menampung 2 (dua) Karyawan bagian keuangan, pajak dan administrasi.
  • Tentunya berat rasa tanggung jawabku terhadap masa depan mereka yang mengandalkan kepada kemajuan dari kantor ini.
  • Oh Tuhanku :
  • kalau rejeki kami untuk bisa melanjutkan Kantor tersebut berada di langit turunkanlah; dan
  • Jika rejekiMU untuk kami semua yang bekerja dikantor itu maupun keluarga kami  beradadibawah tanah ” naikkan dan angkatlah kepada kami;
  • Sekiranya rejeki tersebut berada di laut naikkanlah kepada kami.
  • Engkaulah yang memegang “Kunci Perbendarahaan” dari segala Rahmat dan Rejeki.

Amien. ”

”Selesai Doa”.

  • Demikianlah doa saya 1 tahun setelah merdeka yang saya tujukan kepada Allah Sang Pencipta pada tahun 1999.

Saya mendapatkan inspirasi doa ini dari seorang betawi Haji Badek yang bisnisnya adalah bergelut didalam membongkar rumah, dimana hasil bongkarannya dapat dijual maupun dipasang dirumah yang dia bangun, termasuk untuk Rumah saya dan kelauraga saya pertama di bilangan Joglo yang bgerasal dari Bongkaran Bagunan Keduataan Vietnam ( jendela dan mamernya”); Selain itu saya telah membuat beberapa “Tekanan TIPS” yang saya Harus Ingat pada saat 1 Tahun setelah merdeka tahun 1999 tersebut antara lain :

  • Saya sadar bahwa untuk dapat bergerak dalam dunia Konsultan saya haruslah menambah ilmu dan mencari pangsa pasar yang tepat untuk kami geluti.
  • Tentunya saya haruslah memperbaiki diriku kalau ingin maju.
  • Saya harus lebih sabar dan tidak senantiasa ngotot dan mau menang sendiri.
  • Meskipun saya tahu bahwa saya ada alasan untuk mengemukakan argumentasiku tapi cara dan metodenya tidak boleh saya ulang dengan cara memojokkan orang.
  • Saya harus buang jauh-jauh program yang tertanam lama dalam benak dibawah sadarku mengenai hal : bahwa teman bicar saya baik di seminar maupun pergaulan dimanapun adalah seolah-olah atasan yang hendak menekanku sehingga saya  harus  lawan.
  • Ingat saya sudah merdeka ! Yang saya ajak bicara siapapun bukanlah atasanku yang mau menekan kemajuan saja.
  • Kalau perlu kita berdiam diri saja. Saya kan bukan orang yang sedang memberi kuliah.

Demikianlah sekilas Tulisan ku yang aku buat Lebih kurang 1 Tahun semenjak aku merdeka ( Istilah Ku Membuka Warung Sendiri yang kini setelah  menjelang 13 TAHUN berjalan Kantor Hukum ini bernama SACO LAW FIRM )

CATATAN :

  • Aku dahulu Tahun 1990-an sewaktu keluar dari Vico ( Huffco) pernah juga membuka Wadah Sendiri yang bertahan 2 Tahun karena kantorku waktu itu setelah 1 Tahun 3 Bulan Berdiri, diminta oleh Suatu Law Firm ( Foundernya Delma Yuzar Almarhum General Counsel CALTEX )  yang besar yang mempunyai asosiasi dengan  6(enam)  Law Firm di 6 (enam) Kota Australia dan 1 (satu) Law Firm Besar dari USA ( White & Case)  untuk menutup kantor ku yang aku bikin permulaan dari base di Rumah Jalan Mesjid Pejompongan hingga dengan Kawanku yang General Counsel suatu Perusahaan Minyak (bergabung 3 bulan) masuk Gedung Manggala Wanabakti,  dan diminta untuk Menutup dan merger ke Gedung di Chase Manhatan Bank, lewat Fax kekantor kita.
  • Namun aku hanya bertahan 2 Tahun sebagai Partner dengan dijanjikan mendapatkan 15% hingga 20% share yang sebenarnya, ternyata hanya mengantarkan aku untuk dapat naik Naik Haji di akhir 2 Tahun ke Mekah, dimana aku berdoa di Kabah untuk diberikan jalan keluar sehingga aku masuklah ke PT Freeport Company   ( selama 5 tahun dari 1993 hingga tahun Juni 1998 ).
  • Dan setelah menjelang 13 Tahun Merdeka ALLAH mengabulkan Doaku untuk dapat Tetap  Merdeka  selama 13 Tahun dengan Jatuh Bangun secara Cash Flow dengan Sport Jantung dan pengorbanan Materiil/Finansial  dan Mental dari Isteriku dan ke-2 (dua) anak2 ku, hingga sekarang Wadahku bernama SACO LAW FIRM beralamat di Menara Building, 2nd  Floor , Jl Gatot Subroto, dan berasosiasi -ber-Synergy dengan JME Group sekaligus di seconded melalui Wadahku ini ke suatu Holding Company dari suatu Perusahaan Minyak ( melalui Retainer Legal Agreement) yang kini menjelang Commercial Production dan telah disetujui POD ( Plan Of Development) oleh Menteri ESDM ;
  • Maka terindikasi bahwa DOA ku Kepada ALLAH Pencipta Langit dan Bumi termasuk segala isi yang berada dibawah Tanah  :  antara lain  Minyak Gas -Batubara-COAL ) 12 Tahun yang Lalu mendapatkan Jawaban  yang berkesimbungan dengan segala macam Cobaan Cash Flow – Jatuh Bangun hingga Insya Allah dengan Izin ALLAH  dapat menuju kestabilan Cash Flow – Karena ber Synergy dengan Bossku Terdahulu di VICO   (Minyak dan Gas LNG) JME Group – John S.Karamoy menjelang  13 Tahun dengan Izin dari ALLAH Yang Maha Mendengar Doa Kita dan AlhamduliLLAh anak2ku  telah lulus Universitas ITB ( & S2 di Wagening Universiteit Belanda-Bea siswa 100%  dari Pemerintah Belanda) dan FHUI dan kini kedua anaku AlhamduliLLAH  telah bekerja.
  • Nampaknya Rejeki dari ALLAH untuk diri wadahku SACO LAW FIRM dan keluarga serta lingkungan kerjaku Insya ALLAH adalah Kekayaan Karunia ALLAH “dibawah TANAH” yaitu Minyak. Karena Crude Oilnya Perusahaan Minyak (dimana aku sebagai Partner /Lawyer diseconded di Holding Companynya melalui wadah SACO LAW FIRM) sudah mau Commercial Production disetujui oleh BPMIGAS untuk didrill Exploitasi “keatas Tanah “ guna selanjutnya  ditampung di Fasilitas Produksi Minyak yang  Plan of Development atau P OD nya baru saja  sudah disetujui oleh Menteri ESDM, guna diangkut dengan Truk ke Pelabuhan Terminal Pengumpul untuk kemudian Dijual kepada Pembeli sehingga Insya ALLAH ada  Cash In Masuk .….baik untuk Kesejahteraan Masyarakat Riau, maupun untuk mengisi Budget Negara untuk pembangunan Masayarakat Indonesia, dan tentunya untuk Perusahaan Minyak Lokal Indonesia yang sesudah mengambil Risiko Explorasi dimana saya diseconded di Holding Companynya melalui SACO LAW FIRM
  • ALHAMDULILLAH – ALLAHU HU AKBAR – Masya ALLAH La Haula Wala Quwata Ila BilahiAliul AZIM

Jakarta, April 10, 2011

Agung S.Suleiman

Partner Founder

SACO LAW FIRM

in association with JME GROUP

alamat SACO LAW FIRM

Menara Bidakara, 2nd Floor, Jl.Gatot Subroto, Kav 71-73,Jakarta 12870

Indonesia

Kiat Profesi Hukum Bisnis Oil Coal

  • Dalam menjalankan profesi hukum setiap Lawyer mempunyai kiat dan caranya masing-masing yang unik.  Dunia yang Riil dan Nyata sangat Kompetive dan tinggi persaingannya untuk dapat bertahan didalam profesi yang anda telah pilih.

Anda jika masih baru lulusan dari Fakultas Hukum, tentunya masih dalam proses bertanya ==> Mau kemana aku akan mengaktualisasikan profesi hukum yang aku telah tekuni ilmunya sewaktu di Fakultas Hukum yang pada saat sekarang, yang aku tahu memakan 8 Semester dengan beberapa SKS.

  • Well, hal itu pasti dialami oleh setiap dari diri kita yang telah memilih masuk Fakultas Hukum apapun alasan anda sewaktu anda memilih untuk mendaftar bersaing dengan rekan2 anda untuk dapat masuk Fakultas Hukum.

Anda harus sabar dan tekun dan harus senang dan mencintai pekerjaan atau profesi yang anda pilih. Jika anda kebetulan beragama Islam, maka kita diajari untuk sabar dan tidak boleh putus asa dari Rahmat ALLAH.

  • Setiap manusia dibekali oleh Sang Maha Pencipta dengan alat akal, hati, instinct, memorie, bakat, kekhasan dan keunikan yang bisa membuat anda dikenal sebagai apa ? Baik kekuatan maupun kelemahannya.
  • Anda harus mulai belajar mengenali diri anda, untuk dapat memilih profesi yang anda tekuni itu. Mungkin anda mencontoh orang tua anda, atau sekeliling anda. No problem karena segala sesutau didunia ini memerlukan proses pengenalan diri.

Namun yang penting adalah bahwa kita harus dapat menemukan diri kita sendiri mau dikemanakan hidup anda sebagai Profesi Lawyer yang anda telah cape2 sekolah atau kuliah selama ini.

  • Ada orang yang secara dini bisa menemukan jati dirinya. Namun ada yang memerlukan waktu yang lebih lama tergantung dari asal usul anda dibesarkan dan dilahirkan dengan segala aspek lingkungan yang membentuk warna hidup kita.

Nah kembali ke Profesi Hukum, banyak ragam bidang hukum yang anda bisa geluti.

Kalau aku tentunya hanya bisa berbagi pengalaman sebagai Business Lawyer karena jalan hidup ku bergerak dan nimbrung dalam dunia Bisnis dimana pada ujung perjalanan  30 Tahun praktek dalam profesi Hukum aku sadar bahwa Profesi Hukum Minyak dan Tambang adalah jalan hidup yang aku telah diterjunkan dan merasa menjadi rejeki dari Sang Maha Pencipta, dan patut disyukuri dan tidak boleh bersombong diri, karena semuanya adalah dengan Izin ALLAH .

  • Hal ini adalah karena secara statistik, mayoritas bidang baik sebagai Inhouse Lawyer maupun setelah menjalani sebagai Founder   dari SACO LAW FIRM AlhamduliLLAH sekarang dengan Izin ALLAH beralamat kantor di Menara Bidakara Lantai 2 , dan berasosiasi  dengan JME Group yang memang kita menfokuskan diri pada bidang Minyak Gas dan Tambang Batubara.
  • Jatuh bangun adalah hal yang biasa, tapi kita juga harus smart untuk dapat mendeteksi bagaimana caranya tidak membentur tembok berulang – kali yang sama, yang berarti kita tidak mau belajar hidup yang Cakap atau Smart,

==>  karena ALLAH telah membekali kita dengan Akal yang harus kita gunakan  maupun instink dan perasaan yang bersih sebagai guideline dan petunjuk dari ALLAH Sang Maha Pencipta,

dengan rajin membaca Kitab Suci Tuntutan dari Allah sebagai Pedoman hidup kita di dunia yang Fana atau sementara ini.

  • Proses terjadinya Minyak menurut ahli Geologi adalah selama 350 Juta Tahun dari Plankton tulang tanaman  binatang manusia yang terpendam lama sekali dengan tekanan, temperatur yang tinggi karena berada dibawah Bumi selama 350 juta Tahun,
  • sehingga pada akhirnya ditambang keatas Bumi oleh Manusia yang mengunakan Ilmu dan Akal yang diberikan ALLAH Sang Maha Pencipta.
  • hAL ini adalah dengan  menjalankan Seismic line dengan menggunakan dinamit dimana datanya pantulan suaranya ditangkap dengan alat Seismograph yang dan digambarkan dalam Grafik yang kemudian dibaca oleh para Engineer dan dapat terdeteksi apakah ada jebakan Minyak atau Gas.
  • Jika dari hasil   deteksi ada Reservoir Minyak yang Commercial,   maka dilakukanlah Pengeboran Explorasi dimana bisa ada atau tidak ada Minyak – istilahnya Wild Cat Dry Hole atau ada Kandungan Minyak Hydrocarbon yang dapat di Komersialkan – di Monetize secara komersial.
  • Jika disepakati bahwa ada Reservoir kandungan yang dapat  dikomersialkan, dan setujui oleh BPMIGAS, maka tahapan selanjutnya adalah ditingkatkan menjadi Tahapan Pengembangan atau Development- dan dilaksakanlah Pengeboran Exploitasi dengan Rig Pengeboran denganh Horse Power tertentu tergantung dalamnya Sumur MIgas untuk produksi dimana dibutuhkan Fasilitas Produksi untuk dapat menampung Crude Oil yang keluar dengan menggunakan Fasilitas Tangki Pemisah, pipa hingga Tangki Pengumpul untuk selanjutnya di angkut dan disalurkan ke Pelabuhan dan di Jual kepada Pembeli melalui Sales Contract.
  • Disinilah dibutuhkan Team Work berbagai profesi Perminyakan mulai dari Insinyur Perminyakam – Geologi, Geophysic, Reservoir Engineer, Construction baik tahapan Ecplorasi himngga Eploitasi Produksi dimana dibutuhkan Management Team – dimana jika perusahaan itu baru apalagi Lokal Indonesia – dapat- sebagian di-outsource melalui Management and Consultant Company termasuk peranan Business Lawyer yang dapat dihire dengan Legal Retain Arrangement melalui Holding Company dari Perusahaan Minyak tersebut.
  • Wah, pengusaha Indonesia beserta Profesi Management perminyakan Indonesia dapat AlhamduLLILAH menegakan kepala,  atau Insya ALLAH diangkat deradjatnya atau diuji dengan berkah Minyak dengan banyak Ilmu serta berdoa kepada ALLAH sebagai Pemberi Rejeki dan karunia untuk kita bisa hidup yang layak.
  • Hal ini adalah karena kini

==>   sudah banyak Professional Indonesia yang dapat melakukan hal tersebut, termasuk Profesi Hukum dimana KANTOR SACO LAW Firm dengan izin ALLAH dapat

==> turut terlibat berkontribusi menunggu Commercial Production Oil dari Perusahaan Minyak Lokal yang dikelola dan ditangani oleh Management 100% Melayu alias orang Indonesia dimana POD  (Plan Of Development)

==> untuk membangun Fasilitas Produksi untuk menampung Crude Oil  telah kita peroleh dari Menteri  ESDM, dimana dirintisnya adalah dari kegiatan  Explorasi – yaitu bener2 dari O dimana bisa Dry Hole ( Lobang Kering ) atau

==> bisa menemukan Cadangan Minyak Crude Oil yang Komersial untuk dikembangkan dalam rangka melakukan Firm Commitment sesuai dengan Production Sharing Contract (PSC), sehingga Insya ALLAH dapat berkonstribusi membangun Daerah Lokasi Pengeboran dan mensejahterakan rakyat disekitarnya termasuk mengisi Budget Negara untuk pembangunan Indonesia.

  • Sebagai Business Lawyer dalam bidang Migas kita mempersiapkan segala Perjanjian yang dibutuhkan terkait dengan kegiatan Explorasi, Exploitasi produksi hingga Penjualannya, termasuk pembiayaannya.

Demikianlah selintas gambaran keterlibatan Business Lawyer dalam kegiatan Perminyakan di Indonesia, dimana AlhamduLiLLAH dengan izin ALLAH kantor SACO  Law Firm dapat turut serta dalam konstribusi kegiatan  membangun Perusahaan Lokal Indonesia didalam menjelang Komersial Production Minyak.


  • Jakarta 10 April 2011
  • Agung S.Suleiman
  • Partner SACO LAW FIRM
  • in asscociation with JME GROUP
  • Menara Bidakara, 2nd Floor, Jl.Gatot Subroto Kav 71-73 Indonesia
  • Minggu Pagi –

18 Mei 2010

Mencari Proyek sebagai Business Lawyer

Wah, sudah hampir 12 tahun semenjak Juni 1998, aku mandiri sebagai profesi Business Lawyer di Jakarta ini. Tidak gampang ya menjadi Lawyer Independent. Ternyata menjalankan profesi Hukum sebagai Konsultan Hukum Business Lawyer jika melakukan praktek sendiri dari Nol, tidak semudah seperti cerita fantasi di dunia khayalan. Yang jelas masalah Cash Flow kita untuk dapat menghidupi kantor dan keluarga kita benar2 menjadi hal yang perlu dipikirkan dalam menggeluti praktek sendiri sebagai Business Lawyer.

Salah satu kiatku supaya dikenal menjalankan usaha Jasa Hukum ini adalah dengan membuka Blog ini maupun Blog berbahasa Inggris yang aku beri Judul AGUNGSS BUSINESS LAWYER NOTE.

Memang tidak semudah membalik telapak tangan atau berkhayal saja, melainkan banyak sport jantungnya,  karena untuk menetapkan Harga Jual Jasa Hukum ini tidak segampang menjual barang yang dibeli oleh individu, karena Customer kita pada umumnya adalah Perusahaan yang membutuhkan Jasa Hukum.   Jika kita mempunyai Link atau pecahan dari suatu Law Firm Besar mungkin lebih mudah untuk dapat survive karena sudah banyak Klien besar yang mengenal kita, maupun Lawyer yang bergabung dengan kita.

Namun, jika kita mulai dari Nol dan membuka sendiri, meskipun kita berasal bekerja sebagai Legal Counsel di perusahaan Besar seperti PT Freeport Indonesia maupun Vico Indonesia ( Huffco Inc.), maupun menjadi Lawyer di Kantor Adnan Buyung Nasution dan  Partner di Kantor Hukum   Delma Juzar & Wiriadinata( Wiriadinata& Wydiawan),  tidak semudah itu kita dapat on The Air didalam menjalankan kantor sendiri kita.

Yang jelas pengalaman menjalankan Law Firm sendiri secara Independent dan Mandiri telah kita jalankan dan lalui selama hampir 12 Tahun semenjak Juni 1998. Dengan demikian jatuh bangun menjalankan kantor sendiri atau Self Employed telah kita lakukan selama 12 tahun ini. Dengan demikian  kita harus percaya dan yakin serta tekun, untuk tetap menjalankan Profesi Hukum kita sebagai Business Lawyer jika memang kita menyenangi Profesi Hukum ini. Yang penting didalam hidup ini adalah menjalankan pekerjaan serta profesi yang kita senangi dan kuasai. Wah karena sudah azan Magrib aku berhenti menulis dulu ya. Cheers       

7 Januari 2010

Pilihan Profesi

Memang hidup ini penuh dengan pilihan. Jika anda memilih suatu profesi maka hal ini dimulai sewaktu anda memilih Bidang Profesi apa yang anda hendak pelajari  dan memperoleh Ilmunya. Sewaktu aku masuk Fakultas Hukum Universitas Indonesia jurusan yang aku pilih adalah Hukum Internasional dimana Skripsiku adalah Hak Kekebalan Diplomatik Asing di Indonesia. Namun pada akhirnya perjalanan profesiku ternyata menjadi seorang Business Lawyer diawali dengan menjadi Konsultan Hukum di Kantor Hukum Adnan Buyung Nasution & Associates  tahun 1979 sewaktu aku lulus dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

Hingga kini aku telah 30 tahun berkecimpung dalam Profesiku sebagai Business Lawyer dimana selama 17 1/2 tahun menjadi Pegawai berprofesi Lawyer  /Partner di Law Firm maupun di Perusahaan Pertambangan PT Freeport Indonesia ( Pertambangan Tembaga)  dan Vico Indonesia ( minyak/gas), dan menjelang  13 tahun membuka wadah sendiri  Law  Firm yang kini bernama Suleiman Agung & Co (SACO LAW FIRM). dan berasosiasi dengan JME Group hingga tulisan ini dibuat. Jatuh bangun menjalankan Profesi Business Lawyer sangat menarik,  dimana menurut hemat saya, hal   yang penting dalam menjatuhkan pilihan adalah bahwa kita harus menyenangi bidang profesi yang telah kita pilih.

Selain menggeluti bidang Profesi Business Lawyer, aku kini  senang menulis dibeberapa  Blog yang aku buat,  dimana salah satu Blognya yang dalam Bahasa Indonesia adalah AGUNGSS BLOG HUKUM ADVOKAT LAWYER ini dimana aku senang berbagi pengalaman menjalani  profesi Business Lawyer termasuk tulisan mengenai masalah aspek hukum terkait business di Indonesia. Sebagai Business Lawyer  kita harus mempunyai integritas yang tinggi dalam profesi ini.

Dikalangan masyarakat Indonesia yang banyak bermunculan di Media dan berita adalah terkait Lawyer Litigasi di Pengadilan dimana secara tidak langsung masyarakat umum dapat belajar dan mengenal banyak istilah hukum yang digunakan di Pengadilan khususnya yang terkait dengan Kasus yang terangkat kepermukaan antara lain Kasus Pemberantasan Korupsi yang ditangani oleh KPK.

Kasus  Hukum yang juga muncul belakang hari ini adalah terkait masalah gugatan  Pencemaran Nama baik, yang muncul dari adanya keluhan seorang Pasien bernama Prita mengenai pelayanannya di salah satu rumah sakit di Jakarta. Kita lihat perkembangan terakhir adalah bahwa Gugatan Pidana Pencemaran Nama terhadap Prita tidak dapat diterima oleh Pengadilan Negeri. Adapun kasus perdatanya masyarakat umum mempunyai penilaian tersendiri atas rasa keadilan atas kasus ini dimana dengan adanya Putusan Pengadilan yang mengenakan Prita untuk membayar sekitar Rp 204 juta ternyata direspons oleh Maysyarakat dengan mengumpulkan Koin yang berjumlah Rp sekitar Rp600 juta sehingga  jauh  melebihi Putusan Pengadilan, dimana pada akhirnya RS  mencabut gugatan terhadap Prita tersebut.

Kembali kepada Profesi Lawyer, maka jika kita  amati dalam praktek di Indonesia,  jika kita bicara mengenai Lawyer, pada umumnya bidang Lawyer terbagi 2 (dua) yaitu (1) Lawyer Yang berpraktek di Pengadilan – seringkali disebut Litigator dan (b) Lawyer Konsultasi -Non-Litigasi yang tidak berperkara di Pengadilan melainkan membantu Klien yang umumnya Perusahaan yang melakukan kegiatan  Bisnis di Indonesia.

Lawyer yang bergerak dalam Konsultasi inilah yang sekarang terdaftar dan tercatat di Bapepam sebagai Konsultan Pasar Modal,  sedangkan yang berpraktek di Pengadilan pada saat ini harus mempunyai Kartu Tanda Advokat dalam hal ini  Peradi ( Persatuan Advokat Indonesia). Lawyer yang bergerak dalam Konsultasi sebenarnya tidak hanya terbatas kepada memberikan Nasehat Hukum dalam Pasar Modal melainkan dalam segala aspek hukum dalam business oleh Perusahaan di Indonesia.

Begitulah dengan adanya 2 aspek Profesi lawyer yaitu Litigasi dan Non-Litigasi atau Lawyer Konsultan maka jika kita kebetulan belajar bidang materi Hukum di Fakultas Hukum baik negeri maupun swasta di Indonesia pada akhirnya kita dijatuhkan pada pilihan profesi tersebut diatas.

Selanjutnya jika kita Praktek di Pengadilan, biasanya Perusahaan akan menunjuk Lawyer Litigasi dengan memberikan Surat Kuasa untuk mewakili kepentingan Perusahaan beracara di Pengadilan. Adapun jika kita menjadi Lawyer Non-Litigasi kita bisa memilih bekerja sebagai In-house Legal Counsel di Perusahaan yang melakukan kegiatan Bisnis di Indonesia, atau anda dapat memilih menjadi  Lawyer  di Kantor Konsultan Hukum di Indonesia.

Adapun Profesi Lawyer yang memilih berpraktek dan membuka kantor sendiri maka Lawyer tersebut dapat sendiri atau bersama dengan sesama Profesi lawyer. Yang penting untuk dapat menjalankan profesi hukum selain mereka harus lulus Fakultas Hukum di Indonesia, jika mereka memilih untuk menjalankan profesi hukum diluar Perusahaan,  maka mereka ini harus mempunyai izin dimana pada saat ini di Indonesia yang mengeluarkan izin untuk konsultan hukum adalah Bapepam dengan memberikan  Lisensi Konsultan Hukum Pasar Modal. Sedangkan yang berlitigasi atau beracara di Pengadilan  harus mempunyai izin praktek yang dikeluarkan oleh Peradi. Masalah Wadah persatuan Advokat ini sekarang menjadi masalah sebagaimana kita dapat lihat beritanya di Media.

4 Januari 2010

Apa Fungsi Bisnis Lawyer ?

Yah banyak dari kita di Indonesia masih mempertanyakan Apa Fungsi Bisnis Lawyer ? Apakah kita perlu memakai jasa Bisnis Lawyer.  Apa gunanya memakai Bisnis Lawye r ?

Pertanyaan ini jelas sangat wajar dikemukakan mengingat di Indonesia biasanya bisnis dilakukan begitu saja dan jika kita memakai Bisnis Lawyer dianggap akan menambah ongkos biaya saja dari Perusahaan. Toh bisnis  bisa berjalan lancar saja tuh tanpa adanya keterlibatan dari Bisnis Lawyer.

Perusahaan Berafiliasi ke Pemegang Saham USA

Adapun jika perusahaan tersebut berafiliasi ke perusahaan USA atau Amerika Serikat, karena Penulis pernah menjadi In-House Legal Counsel di- 2  perusahaan yang dimiliki oleh Pemegang Saham dari USA masing-masing Vico ( semula bernama Huffco) yang bergerak dalam minyak dan gas di Kalimantan serta di PT Freeport Indonesia Company perusahaan tambang yang beroperasi di Irian, selama masing-masing 5 ( lima)  tahun,  maka Penulis sadar bahwa kebutuhan seorang In House Counsel sangat dirasakan penting.

Hal ini disebabkan penasehat Hukum atau In House Legal Counsel di Perusahaan yang berafiliasi dengan Pemegang Saham USA akan senantiasa  melapor  kepada Management, dimana management tidak akan  menandatangani  Perjanjian, dokumen korporasi atau dokumen apapun  yang mengikat Perusahaan,  tanpa terlebih  dahulu  ada pembubuhan Initial dari In-House Legal Counsel, sebagai tanda telah diperiksa dan disetujui oleh Bisnis Lawyer. Kebiasaan ini merupakan budaya korporasi dari perusahaan USA yang memang sangat membutuhkan adanya jaminan telah direview dan disetujuinya dokumen Perjanjian maupun dokumen korporasi yang mengikat Perusahaan  oleh In-House Legal Counsel tersebut.

Sejarah Budaya Perusahaan Indonesia terkait Kebutuhan Bisnis Lawyer

Adapun budaya perusahaan Indonesia, terindikasi merasakan diperlukannya  advis hukum atau pemeriksaan dokumen Perjanjian maupun Korporasi dari Perusahaan oleh Penasehat Hukum,  adalah setelah terjadinya banyak  kasus hukum yang muncul di Media Masa. Pemberitaan di Media Masa atas Perusahaan yang pemilik sahamnya adalah  Indonesia biasanya  terkait masalah Tindak Pidana yang menyangkut Pucuk Pimpinan Perusahaan yang terlibat tindak pidana korupsi sehingga harus berurusan dengan Gedung  Bundar alias Kejaksaan Agung. Hal ini biasanya terkait dengan adanya penyimpangan dana Proyek yang berasal dari Anggaran Belanja Negara sehingga terlibat adanya dana milik Negara yang dikorupsi.

Dengan demikian proses kesadaran pentingnya dirasakan melibatkan Bisnis Lawyer di perusahaan yang dimiliki oleh Pemegang Saham Indonesia terindikasi  prosesnya berbeda dengan dibutuhkan Bisnis Lawyer oleh Perusahaan asing khususnya Perusahaan yang berafiliasi pemegang saham dari USA yang beroperasi di Indonesia.

Kesadaran Pentingnya melibatkan Bisnis Lawyer oleh Perusahaan

Apapun prosesnya dan latar belakangnya,  nampaknya kesadaran akan penting dan perlunya pemeriksaan dan review atas Dokumen Perjanjian, Dokumen Korporasi maupun Perjanjian Pinjaman atau Restrukturisasi Hutang oleh Bisnis Lawyer yang biasanya dilakukan baik oleh In-House Legal Counsel maupun berkoordinasi dengan Bisnis Lawyer dari luar Perusahaan semakin meningkat. Hal ini adalah  guna memberikan kepastian bahwa Perusahaan maupun Management Perusahaan dapat merasa aman dan nyaman karena segala tindakan Korporasi Perusahaan dengan pihak ketiga khususnya jika melibatkan uang atau Dana Budget Negara dari aspek hukum telah dirasakan memadai dan melindungi kepentingan management khususnya jajaran Direksi, pemegang saham sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.

Jakarta

3 Desember 2010

Agung Supomo Suleiman

Partner

Suleiman Agung & Co

Blog di WordPress.com.

PELANGI

Pelangi menjadi salah satu bukti keagungan Tuhan YME..

Angwie on Blog

No one else...just you and me...

Purwatiwidiastuti's Blog

Mari nikmati indahnya berbagi

Un2kmU

semuanya hanya untukmu...

PELANGI

Pelangi menjadi salah satu bukti keagungan Tuhan YME..

Angwie on Blog

No one else...just you and me...

Purwatiwidiastuti's Blog

Mari nikmati indahnya berbagi

Un2kmU

semuanya hanya untukmu...

%d blogger menyukai ini: